Octave

Plotting atau visualisasi data pada Octave

Setelah melakukan learning terhadap data, tentu kita akan melakukan plotting atau visualisasi data agar output dapat dengan mudah dipahami oleh kita sendiri...

Ikhwan Written by Ikhwan · 1 min read >

Setelah melakukan learning terhadap data, tentu kita akan melakukan plotting atau visualisasi data agar output dapat dengan mudah dipahami oleh kita sendiri dan orang lain tentunya.

Langsung aja, yuk ngoding 😀


Tunggu, jika teman” belum mengenal apa itu octave, silahkan kunjungi beberapa link berikut ini:

Pertama kita megenerate sebuah matrix dan melakukan sebuah proses terhadap matrix tersebut. Setelah itu kita akan melakukan plotting untuk melihat hasil dari proses yang telah dibuat. Berikut adalah hasilnya:

plotting

Kita memiliki dummyDaya dan y1 sebagai contoh proses. Dengan mengeksekusi fungsi plot kita akan mendapatkan grafik dari proses yang telah kita lakukan seperti contoh diatas.


Melakukan plotting untuk dua proses

Sebelumnya kita telah melakukan plotting dengan satu proses. Jika kita melakukan plotting lagi, maka grafik yang ada pada proses sebelumnya akan menghilang dan digantikan dengan grafik yang baru. Gunakan fungsi hold on agar grafik yang sebelumnya tidak menghilang. Berikut contohnya:


Melengkapi Grafik

Kita akan melengkapi grafik yang telah dibuat dengan menambahkan keterangan pada sumbu x, sumbu y, legenda, dan judul. Lakukan seperti berikut:


Menyimpan grafik

Setelah grafik dibuat kita bisa menyimpannya dengan menggunakan fungsi print seperti berikut:

Hasil menyimpan grafik

Gunakan juga fungsi ls dan cd untuk menentukan lokasi tempat penyimpanan


Menampilkan dua grafik sekaligus

Jika sebelumnya kita menampilkan fungsi sin dan cos pada satu grafik yang sama, kali ini kita akan memisahkannya dan menampilkanny pada grafik yang berbeda.

  • axis() digunakan untuk mengubah scale grafik, dengan ketentuan param pertama untuk titik awal sumbu x, param kedua untuk titik akhir sumbu x, param ketiga untuk titik awal sumbu y, dan param terakhi untuk sumbu y.

#Extra

Kita juga bisa menggunakan warna pada grafik untuk meingidentifikasi matrix yang kita miliki, berikut contohnya:

contoh pertama
Contoh pertama
Contoh kedua
Contoh kedua

Sekian pembahasan untuk postingan ini, semoga bermanfaat ya, Terimakasih 😀

Komputasi pada data Matrix di Octave

Ikhwan in Octave
  ·   54 sec read

Memuat data dari file .dat pada Octave

Ikhwan in Octave
  ·   1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *